Kampungsiwi.com || Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan penghijauan lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Papua (UNIPA) yang ditempatkan di Kampung Siwi, Distrik Momiwaren, melaksanakan program pembagian bibit tanaman buah kepada masyarakat yang berlangsung pada Jumat, 11 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja bertema “Penghijauan dan Ketahanan Pangan Berbasis Pekarangan”.
Bibit tanaman yang dibagikan mencakup pohon mangga, durian, dan rambutan. jenis-jenis buah tersebut memiliki nilai gizi tinggi sekaligus potensi ekonomis bagi keluarga. Warga Kampung Siwi menyambut baik kegiatan ini, menyatakan bahwa program tersebut memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan hasil kebun.
Distribusi bibit dilakukan secara terbatas, yakni 13 pohon per dusun, guna memastikan pemerataan dan mendorong tanggung jawab warga dalam merawat tanaman yang mereka terima. Diharapkan setiap keluarga dapat menanam bibit di pekarangan rumah, sehingga dalam beberapa tahun mendatang, tanaman tersebut akan menghasilkan buah untuk konsumsi pribadi maupun dijual sebagai tambahan penghasilan.
Sementara itu, bibit tanaman hias pucuk merah yang memiliki nilai estetika tinggi—tidak dibagikan kepada warga karena jumlahnya yang terbatas. Sebagai alternatif, tanaman tersebut ditanam di sejumlah fasilitas umum, seperti halaman TK Galilea, tiga gereja di Kampung Siwi, dan kantor desa. Penanaman pucuk merah diharapkan dapat memperindah lingkungan dan menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan sejuk.
Kegiatan pembagian dan penanaman bibit tidak hanya dijalankan oleh mahasiswa, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif. Mahasiswa KKN bersama warga bergotong royong melakukan penanaman. kegiatan ini menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Sejumlah warga bahkan mulai merencanakan pengembangan kebun buah di sekitar rumah mereka. Mereka menganggap program ini sebagai langkah awal menuju kemandirian pangan rumah tangga dan pelestarian lingkungan di kampung mereka.
Program ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai pelaksana proyek, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berwawasan lingkungan. Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis partisipasi, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga Kampung Siwi baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial.